SMA Muhammadiyah 1 Klaten Kumpulkan Donasi Rp23.675.000 dan 1,08 Ton Beras untuk Korban Banjir Sumatera
- account_circle admin
- calendar_month 28/01/2026
- visibility 237
- comment 0 komentar
- label Informasi
KLATEN — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh SMA Muhammadiyah 1 Klaten. Melalui gerakan kemanusiaan bertajuk Ta’awun untuk Negeri, sekolah yang dikenal sebagai Sekolah Para Juara ini berhasil menghimpun donasi sebesar Rp23.675.000 serta beras sebanyak 1,08 ton untuk membantu para korban banjir di wilayah Sumatera.
Aksi solidaritas tersebut merupakan bagian dari gerakan kemanusiaan yang digagas Muhammadiyah Klaten dan melibatkan berbagai unsur persyarikatan, termasuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan. SMA Muhammadiyah 1 Klaten turut ambil peran aktif dengan melibatkan guru, karyawan, siswa, wali murid, serta alumni dalam proses penggalangan bantuan.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Klaten, Sriyono, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan membantu korban bencana, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi peserta didik. “Kami ingin menanamkan nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi kepada para siswa. Donasi yang terkumpul ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian dapat dimulai dari lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia menambahkan, proses penggalangan dana dilakukan secara transparan dan melibatkan berbagai pihak agar semangat kebersamaan benar-benar terasa. Menurutnya, nilai fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan menjadi ruh utama dalam kegiatan tersebut.
Secara keseluruhan, gerakan Ta’awun untuk Negeri Muhammadiyah Klaten hingga pembaruan data per 21 Januari 2026 telah berhasil menghimpun donasi mencapai Rp2.695.811.969 atau setara Rp2,69 miliar, mendekati target Rp2,7 miliar. Dana tersebut merupakan hasil sinergi Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), Lazismu Daerah, kantor layanan Lazismu cabang dan ranting, AUM, serta warga dan simpatisan Muhammadiyah.
Berdasarkan data sementara, kontribusi terbesar berasal dari PDA Klaten dan Lazismu Daerah, disusul kantor layanan Lazismu di berbagai wilayah seperti Jatinom, Cawas, Trucuk, Wedi, Klaten Utara, serta daerah lainnya. Seluruh donasi diarahkan untuk mendukung aksi kemanusiaan, khususnya bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera.
Ketua Lazismu Klaten, Muhammad Hidayat, menjelaskan bahwa bantuan yang terkumpul tidak hanya berupa dana tunai, tetapi juga logistik kebutuhan pokok. “Bantuan beras dan kebutuhan dasar lainnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak banjir. Kami memastikan penyaluran dilakukan secara tepat sasaran melalui jejaring relawan Muhammadiyah,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi SMA Muhammadiyah 1 Klaten yang dinilai konsisten dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Menurutnya, keterlibatan lembaga pendidikan menjadi elemen penting dalam memperluas dampak gerakan sosial Muhammadiyah.
Lazismu Klaten juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam gerakan Ta’awun untuk Negeri. Dengan capaian donasi yang hampir menyentuh target, persyarikatan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban banjir sekaligus memperkuat nilai gotong royong di tengah masyarakat.
Semangat kepedulian dan solidaritas ini diharapkan terus tumbuh, tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga menjadi budaya bersama dalam membangun kemanusiaan, memakmurkan umat, dan memajukan negeri.


Saat ini belum ada komentar