Oleh: Iwan Syahril* (Pendidik)
Pertanyaan ini bagus sekali, dan sebenarnya sering juga saya dengar dari orang dewasa. Pertama-tama kita perlu mengurai terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan “sukses.” Sukses sering dihubungkan dengan kekayaan dan kepopuleran. Misalnya saja menjadi artis ternama seringkali dianggap sebuah kesuksesan, karena ia mendapatkan uang yang banyak dan ia populer di masyarakat. Namun menurut saya, pemahaman kesuksesan seperti ini kurang tepat. Kesuksesan sejati menurut saya bukanlah mengenai kekayaan dan popularitas. Kesuksesan sejati adalah sejauh mana kita bisa menjadi individu yang berkualitas dan membawa manfaat buat orang banyak.
Maksud saya begini. Masing-masing kita pasti memiliki cita-cita, bukan? Ada yang ingin menjadi dokter, ilmuwan, presiden, ahli komputer, manajer bank, dan lain-lain. Untuk mencapai cita-cita dengan baik, kita perlu menuntut ilmu agar bisa mencapainya. Karena itu kita perlu bersekolah dengan baik pula. Sesudah kita menggapai cita-cita tersebut, kita pun harus bisa menjalankannya dengan baik. Misalnya, setelah berhasil menjadi dokter, kita harus terus belajar untuk bisa melaksanakan kewajiban sebagai seorang dokter dengan baik pula. Untuk itu, kita pun terus belajar dan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya, agar bisa menjadi dokter berkualitas dan mampu menjalankan tugas dengan baik. Sekolah merupakan tempat kita belajar dan menuntut ilmu untuk menggapai dan melaksanakan cita-cita kita dengan sebaik-baiknya. Sekolah akan membantu kita mencapai kesuksesan yang sejati.
Kesuksesan kita akan menjadi jauh lebih berarti jika kita membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Misalnya, ketika kamu menjadi dokter, kamu pun mampu membuat sebuah program pelayanan kesehatan sehingga semua orang Indonesia bisa hidup sehat. Atau ketika kamu menjadi insinyur di bidang perlistrikan, kamu mampu menciptakan alat yang menghasilkan tenaga listrik dalam jumlah besar dengan harga murah untuk rakyat kecil di seluruh pelosok negeri.
Indonesia punya banyak sekali tantangan. Kita butuh kalian semua untuk mampu menuntut ilmu sebanyak-banyaknya agar kita bisa menjawab tantangan itu. Sekolah adalah tempat dimana kalian bisa menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Semakin banyak ilmu yang kalian dapat, semakin besar kemungkinan kalian mendapatkan ide untuk memperbaiki kondisi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Lalu bagaimana dengan kekayaan dan kepopuleran? Menurut saya, jika kita belajar sungguh-sungguh, bekerja dengan sungguh-sungguh di bidang apa saja, insya Allah, rejeki tidak akan lari dari kita. Dan jika kita membawa manfaat bagi orang banyak, orang pun akan mengenal kita. Semakin diri kita membawa manfaat bagi masyarakat kita, maka kesuksesan kita pun akan semakin tinggi nilainya. Karena itu bukan saja kalian perlu bersekolah, tapi kalian perlu bersekolah dengan sungguh-sungguh, agar kita bisa menjadi negara dan bangsa yang jauh lebih baik dari negara lainnya.
Yuk, mari kita menuntut ilmu dan belajar sebaik-baiknya di sekolah. Kita akan gapai dan laksanakan cita-cita kita dengan sungguh-sungguh pula. Kita jadikan diri kita individu yang berkualitas tinggi di bidang apa saja, dan bersama-sama kita majukan bangsa dan negara kita.

*Iwan Syahril adalah dosen Ilmu Pendidikan di Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) yang sudah berkecimpung di dunia pendidikan selama hampir 20 tahun. Saat ini ia sedang menempuh program doktor dalam bidang Kebijakan Pendidikan dan Pendidikan Guru di Michigan State University (MSU), Amerika Serikat.
Sumber : http://anakbertanya.com